Tata bahasa N4

To, Ba, Tara, Nara : Membedakan Kata Kalau (と、ば、たら、なら)

Bahasa Indonesia cukup punya satu kata "kalau". Bahasa Jepang punya empat. Semuanya sudah kita pelajari: と, ば, たら, dan なら. Pelajaran ini menaruh keempatnya berdampingan.

Ringkasan

と | hasil pasti/otomatis: alam, mesin, arah, kebiasaan
ば | fokus pada syarat: apa yang harus terpenuhi
たら | paling luas: setelah A terjadi, B; boleh diikuti permintaan
なら | menanggapi topik atau rencana orang lain; memberi saran

Apakah kalimat utama boleh berupa permintaan?

と | tidak boleh
ば | tidak boleh, kecuali syaratnya keadaan (ある, 安い)
たら | boleh: 駅に着いたら、電話してください
なら | boleh: 行くなら、傘を持っていってください

Kalau ragu, pakai たら

たら adalah yang paling luas pemakaiannya dan paling aman dalam percakapan. Yang tidak bisa digantikan たら hanya pemakaian khas なら, yaitu menanggapi topik (すしなら…) dan kalimat utama yang terjadi lebih dulu (行くなら、ビザを取って).

Contoh kalimat

このボタンを押すと、ドアが開きます
Kono botan o osu to, doa ga akimasu
Kalau tombol ini ditekan, pintunya terbuka.

お金があれば、旅行したいです
Okane ga areba, ryokou shitai desu
Kalau punya uang, saya ingin berwisata.

駅に着いたら、電話してください
Eki ni tsuitara, denwa shite kudasai
Kalau sudah sampai di stasiun, tolong telepon.

雨が降ったら、試合は中止です
Ame ga futtara, shiai wa chuushi desu
Kalau hujan, pertandingannya dibatalkan.

京都へ行くなら、新幹線が便利です
Kyouto e iku nara, shinkansen ga benri desu
Kalau mau ke Kyoto, kereta Shinkansen praktis.

カメラを買うなら、この店がいいですよ
Kamera o kau nara, kono mise ga ii desu yo
Kalau mau membeli kamera, toko ini bagus, lho.

安ければ、買いたいです
Yasukereba, kaitai desu
Kalau murah, saya ingin membelinya.

Sebelumnya: Nara : Kalau Soal Itu, Kalau Memang (なら) · Berikutnya: Baai : Jika, Dalam Hal (場合は)